Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Stres dan gaya hidup yang buruk, ternyata bisa menyebabkan seorang pria mengalami gejala disfungsi seksual.
Disfungsi seksual sendiri, bisa menjadi masalah yang sangat membebani, bukan hanya secara fisik tetapi juga mental.
Namun, banyak juga penderita yang bertanya-tanya, apa yang menjadi penyebab seorang pria mengalami gejala disfungsi seksual? Mari simak penjelasan di bawah ini.
Mengenali Gejala Disfungsi Seksual
Disfungsi seksual tidak hanya tentang kesulitan mencapai ereksi. Masalah ini mencakup beberapa kondisi yang bisa terjadi secara bersamaan. Berikut beberapa gejalanya:
1. Disfungsi Ereksi
Ini adalah gejala yang sering terjadi. Disfungsi ereksi ditandai dengan ketidakmampuan untuk mencapai / mempertahankan ereksi yang kuat untuk berhubungan seksual.
2. Ejakulasi Dini
Kondisi ini terjadi ketika seorang pria mengalami ejakulasi lebih cepat dari yang diinginkan, sering kali terjadi sebelum atau sesaat setelah penetrasi.
3. Libido Menurun
Penurunan gairah seksual atau hasrat untuk berhubungan seksual adalah gejala lain dari disfungsi seksual. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk kelelahan dan masalah psikologis.
4. Masalah Ejakulasi Lainnya
Selain ejakulasi dini, ada juga kondisi seperti ejakulasi tertunda (membutuhkan waktu yang sangat lama untuk ejakulasi) atau bahkan ejakulasi yang tidak terjadi sama sekali.
Hubungan Antara Stres dan Disfungsi Seksual
Stres bisa menjadi penyebab utama disfungsi seksual. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon yang secara langsung bisa memengaruhi fungsi seksual.
Hormon-hormon pria ini bisa mengganggu aluran darah ke penis dan menurunkan kadar testosteron, yaitu hormon yang penting untuk dorongan seksual dan ereksi.
Stres jangka panjang juga bisa memicu masalah kesehatan mental, yang bisa membuat seorang pria merasa tidak percaya diri, cemas, dan kehilangan minat pada aktivitas seksual.
Peran Gaya Hidup Buruk dalam Disfungsi Seksual
Selain stres, gaya hidup yang tidak sehat juga memainkan peran besar dalam memicu disfungsi seksual. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang dapat berkontribusi:
1. Merokok – Zat kimia dalam rokok bisa merusak pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke penis, yang merupakan penyebab utama disfungsi ereksi.
2. Konsumsi Alkohol Berlebihan -Minuman beralkohol dapat menurunkan sensitivitas saraf dan memperlambat respons otak, sehingga sulit mencapai atau mempertahankan ereksi.
3. Kurang Tidur – Kurang tidur kronis dapat memengaruhi produksi hormon dan energi, yang berdampak langsung pada gairah seksual dan performa.
4. Kurang Olahraga dan Pola Makan Tidak Sehat – Gaya hidup yang tgidak aktif dan pola makan tinggi lemah, bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang bisa memicu gangguan seksual.
Oleh karena itu, dokter Klinik Utama Sentosa sangat menyarankan untuk memanajemen stres dan menerapkan gaya hidup sehat untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala disfungsi seksual
Pentingnya Mengatasi Gejala Disfungsi Seksual
Mengabaikan gejala disfungsi seksual, bukanlah solusi! Masalah seksual ini bisa memengaruhi:
- Kualitas hubungan dengan pasangan
- Menyebabkan stres tambahan
- Menjadi tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius
Untuk mengatasi masalah ini, langkah pertama adalah mengenali gejalanya dan mencari bantuan profesional medis.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan tim medis untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Baca Juga: Obat Vs Terapi, Mana yang Lebih Ampuh Atasi Disfungsi Ereksi? Cek Disini!
Atasi Gejala Gangguan Seksual dengan Pengobatan Terbaik di Klinik Utama Sentosa
Gejala gangguan seksual tidak hanya mengganggu kenyamanan dalam berhubungan, tetapi juga bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan lain yang berbahaya.
Namun, jangan cemas! Anda bisa bertanya dan berkonsultasi dengan tim medis di Klinik Utama Sentosa yang berpengalaman.
Dokter yang berpengalaman kami, bisa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan memberikan pengobatan yang tepat.
Selain itu, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan tim medis kami melalui layanan Konsultasi Dokter Online.
Layanan ini bisa Anda akses kapan dan di mana saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan penanganan yang tepat.




