Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Sinyal merah! Tidak hanya rasa nyeri, banyak sekali gejala penyakit orkitis (radang testis) yang jarang disadari oleh penderitanya.
Kondisi ini tentu bisa menyebabkan rasa sakit yang signifikan, tetapi gejala orkitis yang perlu diwaspadai pria ternyata tidak terbatas pada nyeri saja.
Penting bagi pria untuk mengenali tanda dan gejala penyakit orkitis sedini mungkin. Mari kita simak beberapa gejala yang bisa merujuk ke penyakit kelamin pria di bawah ini!
Apa Itu Penyakit Orkitis?
Penyakit orkitis adalah kondisi peradangan atau pembengkakan pada saluran satu atau kedua testis (buah zakar).
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi, baik itu bakteri (termasuk infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia) atau infeksi virus (paling sering virus gondok).
Peradangan pada buah zakar ini, bisa menyebabkan kerusakan pada testis jika tidak segera tertangani dengan baik.
Waspadai Gejala Penyakit Orkitis
Meskipun nyeri testis adalah gejala yang paling umum, dan sering membuat penderitanya mencari pertolongan, ada beberapa gejala lain yang harus Anda perhatikan:
1. Pembengkakan dan Perubahan Penampilan Testis
Pembengkakan adalah gejala utama yang menyertai nyeri pada orkitis. Umumnya, pembengkakan ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua testis.
Selain membengkak, kulit skrotum (kantong testis) juga bisa menunjukkan beberapa perubahan, seperti:
- Kemerahan atau perubahan warna lain
- Terasa hangat saat disentuh
- Sensasi berat atau penuh pada skrotum
2. Gejala Umum Infeksi dan Peradangan
Mengingat orkitis sering trejadi akibat infeksi bakteri atau virus, gejala infeksi juga bisa muncul secara tiba-tiba, antara lain:
- Demam dan menggigil
- Mual dan muntah
- Kelelahan (malaise)
- Pembengkakan kelenjar getah bening
3. Gejala Terkait Saluran Kemih dan Seksual
Pada beberapa kasus, orkitis yang terjadi akibat infeksi saluran kemih dan infeksi menular seksual, juga bisa menyebabkan gejala berikut:
- Nyeri saat buang air kecil
- Buang air kecil lebih sering dan mendesak
- Nyeri saat berhubungan intim atau ejakulasi
- Terdapat darah dalam air mani
- Keluar cairan abnormal dari penis
Bahaya Mengabaikan Gejala Penyakit Orkitis
Penanganan gejala penyakit orkitis harus dilakukan secara tepat dan sesuai dengan penyebabnya. Namun, jika tidak diobati, orkitis bisa menyebabkan komplikasi seperti:
1. Atrofi Testis – Pengecilan testis akibat kerusakan yang disebabkan oleh peradangan, yang dapat memengaruhi produksi hormon dan sperma.
2. Abses Skrotum – Bakteri yang tidak tertangani, bsia menyebabkan penumpukan nanah di dalam skrotum yang memerlukan drainase.
3. Infertilitas (Kemandulan) – Jika kedua testis terpengaruh, produksi sperma yang sehat dapat terganggu secara permanen.
Oleh karena itu, pemeriksaan dan pengobatan medis yang tepat dengan bantuan dokter berpengalaman di Klinik Utama Sentosa, sangatlah penting.

Ilustrasi seorang pria yang mengalami gejala penyakit orkitis
Pentingnya Pengobatan Medis yang Tepat
Jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter dan jangan menundan pengobatan!
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes penunjang, untuk menentukan penyebab orkitis. Pengobatan akan dokter sesuaikan dengan penyebabnya.
Deteksi dini dan pengobatan yang tepat adalah kunci, terutama untuk mencegah komplikasi serius dan mempertahankan kesehatan reproduksi Anda.
Baca Juga: Pria Harus Tahu! Bentuk Testis Normal dan Abnormal yang Perlu Diwaspadai
Atasi Gejala Penyakit Orkitis dengan Pengobatan Terbaik di Klinik Utama Sentosa
Gejala penyakit orkitis tidak hanya rasa nyeri pada testis, tetapi juga bisa ditandai dengan ketidaknyamanan lainnya.
Namun, jangan cemas! Anda bisa mengatasi gejalanya dengan pengobatan dan perawatan terbaik di Klinik Utama Sentosa.
Dokter spesialis terbaik kami, bisa memberikan perawatan dan juga pengobatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Setiap pasien juga bisa bertanya dan berkonsultasi dengan tim medis kami, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.
Layanan ini bisa Anda akses kapan dan di mana saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan penanganan yang tepat.




