Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Kencing nanah adalah salah satu kondisi yang seringkali menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan bagi setiap penderitanya.

Pasalnya, kondisi ini dapat terjadi setelah melakukan hubungan seksual. Oleh karena itu, banyak yang bertanya-tanya, apakah kencing nanah termasuk gejala HIV?

Artikel ini akan menjelaskan fakta mengenai kencing nanah apakah termasuk HIV atau gejala dari penyakit lainnya. Simak terus artikel di bawah ini untuk penjelasan lebih lengkap.

Apa Itu Kencing Nanah?

Kencing nanah adalah suatu kondisi yang di sebabkan oleh adanya infeksi bakteri, yang menular melalui hubungan seksual, baik secara vaginal, anal, maupun oral.

Selain keluarnya cairan berwarna putih, kuning, atau kehijauan, kencing nanah juga dapat di sertai dengan gejala lainnya, seperti:

1. Nyeri saat buang air kecil

2. Meningkatnya frekuensi buang air kecil

3. Keluar cairan dari saluran kemih

4. Peradangan pada organ reproduksi

5. Nyeri di area genital

Itulah beberapa gejala yang dapat menyertai kencing nanah, tetapi penting untuk di ketahui bahwa, tidak setiap penderitanya menunjukkan gejala yang pasti.

Apakah Kencing Nanah Termasuk HIV?

Kencing nanah merupakan salah satu gejala dari penyakit menular seksual (PMS), yaitu gonore atau gonorrhea.

Gonore di sebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae, yang dapat menular melalui hubungan seksual yang tidak aman.

Sedangkan HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.

Oleh sebab itu, tidak ada hubungan langsung antara kencing nanah dan HIV dalam hal gejala atau penyebabnya.

Namun, penting untuk di ingat bahwa kedua infeksi ini dapat di tularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman.

Sehingga, penting untuk melakukan tindakan pencegahan dengan menggunakan kondom dan menjalani pemeriksaan rutin, guna mencegah penularan kedua infeksi tersebut.

Kamu bisa menjalani pemeriksaan kesehatan reproduksi di layanan penyakit kulit dan kelamin , seperti di Klinik Utama Sentosa.

Perbedaan Gejala Gonore dan HIV

Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, kencing nanah (gonore) adalah penyakit menular seksual yang di sebabkan oleh infeksi bakteri, sedangkan HIV di sebabkan oleh infeksi virus.

Meskipun keduanya dapat di tularkan melalui hubungan seksual, tetapi keduanya memiliki perbedaan pada gejalanya.

1. Gejala Gonore atau Kencing Nanah

Berikut ini beberapa gejala kencing nanah pada pria dan wanita, meliputi:

  • Gejala pada Pria: Gejalanya dapat berupa keluarnya cairan berwarna kuning atau nanah, nyeri saat buang air kecil, dan pembengkakan pada penis.
  • Gejala pada Wanita: Gejala kencing nanah pada wanita cenderung lebih ringan, seperti nyeri saat buang air kecil, keputihan abnormal, dan perdarahan di luar siklus menstruasi.

2. Gejala HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Gejala HIV dapat muncul setelah beberapa minggu atau beberapa tahun. Beberapa orang mungkin tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun.

Namun, gejala HIV dapat mirip seperti gejala flu, yaitu:

  • Demam
  • Kelelahan yang berlebih
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Perlu di ketahui bahwa, gonore adalah penyakit yang bisa di sembuhkan dengan antibiotik yang di resepkan oleh dokter. Namun, HIV adalah penyakit yang sulit untuk di sembuhkan.

Baca Juga: Cek! 4 Daftar Kasus Infeksi Menular Seksual (IMS) Terbanyak di Indonesia

kencing nanah termasuk HIV 2

Pengobatan Gonore (Kencing Nanah)

Penting untuk mencari bantuan medis dan mendapatkan diagnosis yang akurat sebelum memulai pengobatan gonore atau kencing nanah.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan di Klinik Utama Sentosa.

Dokter spesialis penyakit kulit kelamin kami, siap membantu memberikan diagnosis yang di dukung dengan pemeriksaan fisik dan uji laboratorium.

Pemeriksaan dan uji laboratorium akan menggunakan fasilitas dan peralatan medis yang lengkap, moder, dan steril. Sehingga, hasil pemeriksaan akan akurat.

Kencing nanah dapat di obati dengan menggunakan antibiotik. Namun, penting untuk selalu menyelesaikan pengobatan dan mengikuti saran pengobatan yang di berikan oleh dokter.

Hal ini bertujuan agar tidak terjadi resistensi antibiotik terhadap bakteri gonore. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter akan menyarankan untuk menjalani pemeriksaan ulang.

Itulah penjelasan mengenai kencing nanah yang tidak termasuk ke dalam gejala HIV, tetapi merupakan gejala gonore.

Jika, muncul kecurigaan atau mengalami kencing nanah, segeralah konsultasikan dengan dokter melalui layanan konsultasi online, yang tersedia via Chat Whatsapp.

Layanan ini tersedia selama 24 jam dan gratis! Sehingga, kamu tidak perlu ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kapan dan di mana saja kamu butuhkan.

Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter, agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang lebih berbahaya!

About the Author: Rara
penyakit menular seksual pms
Andrologi
Ginekologi

Lokasi Klinik Utama Sentosa

Konsultasikan Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor +62812-1230-6885 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Comments