Klinik Apollo, Jakarta – Mengalami buang air kecil disertai keluar cairan kuning, sering kali membuat penderitanya panik dan khawatir.
Banyak yang langsung mengaitkan kondisi ini dengan penyakit serius, terutama infeksi menular seksual (IMS).
Padahal, kondisi tidak bisa hanya menandakan penyakit berbahaya. Namun, kondisi ini tetap tidak boleh Anda abaikan karena beberapa alasan. Berikut penjelasannya!
Apa Itu Cairan Kuning saat Buang Air Kecil?
Cairan kuning yang keluar saat buang air kecil, biasanya berasal dari saluran kemih atau uretra. Cairan ini bisa berupa:
- Lendir
- Nanah
- Campuran urine dengan cairan abnormal
Dalam kondisi normal, urine memang berwarna kuning, tetapi tidak muncul bersamaan dengan lendir atau cairan tambahan yang keluar secara terpisah.
Jika muncul cairan kental, berbau, atau disertai rasa nyeri, panas, hingga gatal, hal tersebut menandakan adanya gangguan yang perlu Anda periksa lebih lanjut dengan bantuan dokter.
Penyebab Buang Air Kecil Keluar Cairan Kuning
Ada beberapa faktor penyebab buang air kecil disertai keluar cairan kuning yang berbahaya, antara lain:
1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan iritasi pada saluran kemih, sehingga memicu keluarnya cairan tidak normal.
Selain cairan kuning, gejalanya bisa berupa nyeri saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, dan urine berbau menyengat.
2. Gonore (Kencing Nanah)
Gonore merupakan infeksi menular seksual, yang sering ditandai dengan keluarnya cairan kuning kehijauan atau seperti nanah dari penis.
Penderitanya juga bisa merasakan nyeri saat buang air kecil, yang disertai pembengkakan pada area genital.
3. Infeksi Klamidia
Infeksi klamidia sering kali tidak menimbulkan gejala awal. Namun, pada sebagian kasus bisa menyebabkan berbagai keluhan berikut:
- Keluar cairan kuning dari uretra
- Rasa tidak nyaman saat buang air kecil
- Nyeri pada area kelamin
4. Uretritis (Radang Uretra)
Uretritis merupakan peradangan pada uretra, yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri maupun iritasi.
Kondisi ini sering menimbulkan cairan abnormal, rasa panas saat buang air kecil, dan kemerahan pada ujung penis.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta, terutama jika buang air kecil keluar cairan kuning disertai kondisi berikut:
- Rasa nyeri atau panas saat berkemih
- Bau tidak sedap
- Warna cairan semakin pekat atau kehijauan
- Keluhan tidak membaik dalam beberapa hari
- Riwayat hubungan seksual berisiko
Penanganan yang tepat sejak dini, dapat mencegah komplikasi yang lebih serius dan berbahaya di kemudian hari.

Ilustrasi seorang pria yang mengalami buang air kecil sakit dan keluar cairan kuning
Pentingnya Pemeriksaan ke Dokter Spesialis
Pemeriksaan oleh dokter spesialis, sangat penting untuk mengetahui penyebab pasti dari keluarnya cairan kuning saat buang air kecil.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes urine, hingga pemeriksaan laboratorium lainnya sesuai kebutuhan.
Dengan diagnosis yang tepat, pengobatan dapat diberikan secara efektif dan aman, sehingga risiko penularan maupun komplikasi bisa dicegah.
Baca Juga: Ketahui Penyebab Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengobatinya
Cek Penyebab Buang Air Kecil Keluar Cairan Kuning di Klinik Apollo Jakarta
Buang air kecil keluar cairan kuning, bisa jadi tanda dari infeksi. Oleh karena itu, berkonsultasi dan melakukan tes urine sangatlah penting untuk mengetahui penyebabnya.
Namun, jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dan melakukan tes urine dengan fasilitas medis yang lengkap di Klinik Apollo Jakarta.
Dengan tes dan pemeriksaan yang akurat, Anda bisa mendapatkan diagnosis pasti dan pengobatan medis yang tepat.
Anda juga bisa berkonsultasi kapan saja dengan tim medis kami, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.
Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.




