Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Kemaluan gatal setelah rambut kemaluan dicukur, bisa menyebabkan berbagai kondisi, termasuk iritasi atau kondisi lainnya.

Jika pernah mengalaminya, Anda tidak sendirian. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pria maupun wanita.

Namun, apa saja kemungkinan penyebab kemaluan gatal setelah dicukur? Mari kita simak penjelasan di bawah ini!

Kemungkinan Penyebab Gatal Setelah Dicukur

Gatal pada kemaluan pasca-cukur, umumnya disebabkan oleh beberapa hal terkait teknik pencukuran, reaksi kulit, dan proses pertumbuhan rambut kembali:

1. Rambut Tumbuh ke Dalam (Ingrown Hair)

Rambut yang tumbuh ke dalam terjadi ketika ujung rambut yang baru dicukur, melengkung dan tumbuh kembali ke dalam folikel rambut. Berikut beberapa gejala yang menyertai:

  • Benjolan merah dan kecil
  • Benjolan menyerupai jerawat
  • Terasa gatal dan sakit

2. Folikulitis (Radang Folikel Rambut)

Kondisi ini adalah peradangan yang terjadi pada folikel rambut, yang sering kali terjadi karena infeksi bakteri atau jamur. Mencukur bisa memudahkan bakteri masuk. Berikut beberapa gejalanya:

  • Timbul benjolan kecil berwarna merah atau bernanah
  • Terasa gatal
  • Terkadang perih

3. Iritasi Kulit

Pencukuran yang terlalu agresif, cukur kering, atau penggunaan pisau cukur tumpul, bisa menyebabkan gesekan berlebih yang menimbulkan kemerahan dan peradangan. Gejalanya:

  • Kemerahan
  • Rasa perih atau terbakar
  • Sensasi gatal pada area kelamin

4. Reaksi Alergi atau Sensitivitas Terhadap Produk

Kulit di area kemaluan sangatlah sensitif. Rasa gatal bisa menjadi reaksi alergi atau sensitivitas terhadap produk-produk yang Anda gunakan selama atau setelah mencukur. Gejalanya berupa:

  • Gatal yang intens
  • Kemerahan
  • Terkadang muncul ruam

5. Gesekan Pakaian dan Pertumbuhan Rambut Baru

Saat rambut mulai tumbuh kembali, ujung-ujungnya yang tumpul dan kaku dapat bergesekan dengan kulit dan pakaian dalam, yang memicu rasa gatal.

Selain itu, pakaian dalam yang ketat dan berbahan sintesis juga bisa merangkap panas dan kelembapan, memperburuk iritasi dan gatal.

Cara Mencegah Kemaluan Gatal Setelah Bercukur

Meskipun terkadang kemaluan gatal setelah bercukur tidak berbahaya, tetapi ada berbagai jenis infeksi yang juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Oleh karena itu, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Terapkan tips berikut untuk meminimalisir risiko gatal setelah bercukur:

1. Gunakan Alat Cukur Tajam – Selalu gunakan pisau cukur yang baru dan tajam. Pisau cukur tumpul, adalah biang keladi dari iritasi.

2.  Cukur Sesuai Arah Tumbuhnya Rambut – Cukur searah dengan pertumbuhan rambut untuk mengurangi tarikan dan iritasi pada folikel.

3. Gunakan Pelumas Cukur yang Baik – Selalu gunakan gel atau krim cukur, yang bebas pewangi dan minim alergi.

4. Hidrasi Setelah Mencukur – Oleskan pelembap ringan, bebas alkohol, dan bebas pewangi segera setelh mencukur untuk menenangkan dan melembapkan kulit.

Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun gatal setelah bercukur sering kali dapat tertangani dengan perawatan di rumah, ada beberapa situasi di mana Anda harus mencari bantuan medis:

  • Gatal hebat dan berkepanjangan
  • Benjolan berisi nanah, kemerahan yang meluas, dan bengkak
  • Ruam menyebar, bengkak di area yang lebih besar, dan kesulitan bernapas
  • Muncul gejala setelah berhubungan seksual

Jika Anda khawatir dengan kondisi gatal yang Anda alami, berkonsultasi dengan dokter kulit atau spesialis di Klinik Utama Sentosa dapat membantu mendapatkan penanganan tepat.

kemaluan gatal setelah dicukur 2_6_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami kemaluan gatal setelah dicukur

Pentingnya Berkonsultasi dengan Dokter

Berkonsultasi dengan dokter sangatlah penting, guna mendapatkan diagnosis dan pengobatan medis yang tepat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, memastikan diagnosis, dan meresepkan pengobatan yang spesifik, seperti:

  • Krim untuk peradangan
  • Antibiotik untuk infeksi

Ingat, pengobatan adalah kunci terbaik untuk mencegah komplikasi dan mengatasi gejala dengan baik dan tepat.

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu! Ternyata Ini Lho Gejala Infeksi Vagina yang Sering Dianggap Sepele

Obati Kemaluan Gatal Setelah Dicukur dengan Pengobatan di Klinik Utama Sentosa

Seperti yang telah kita bahas di atas, kemaluan gatal setelah bercukur bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk iritasi, alergi, peradangan, atau bahkan infeksi.

Namun, jangan cemas! Anda bisa bertanya dan berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Utama Sentosa.

Dokter terbaik kami, bisa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Anda juga bisa menggunakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang bisa Anda gunakan kapan dan di mana saja.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam, dan bisa Anda gunakan secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan penanganan yang tepat.

Konsultasikan Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online di nomor +62812-1230-6882 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

penyakit menular seksual pms
Andrologi
Ginekologi

Lokasi Klinik Utama Apollo

Comments