Klinik Utama Sentosa, Jakarta – Kutil kelamin merupakan salah satu gejala umum dari infeksi virus HPV (Human Papillomavirus), yang bisa menyerang siapa saja.
Namun, pada banyak wanita, infeksi HPV sering kali tidak menimbulkan gejala yang signifikan sehingga sering tidak disadari.
Oleh karena itu, penting memahami dan mengetahui apa saja gejala yang bisa menunjukkan infeksi HPV pada wanita. Mari simak penjelasan di bawah ini!
Tiga Gejala Umum Infeksi HPV pada Wanita
Pada banyak wanita, infeksi HPV umumnya tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Namun, jika tidak tertangani, HPV bisa menyebabkan gejala berikut:
1. Muncul Benjolan atau Kutil di Area Kelamin
Salah satu tanda paling khas dari infeksi HPV adalah munculnya kutil kelamin (genital warts). Bentuknya bisa berupa:
- Bergerombol seperti kembang kol
- Menonjol, warnanya mirip kulit atau lebih gelap
- Muncul satu atau bergerombol
- Tidak selalu nyeri, tetapi bisa gatal atau tidak nyaman
Kutil kelamin biasnaya disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Jika tidak terobati, kutil dapat semakin banyak dan menyebar ke area sekitar vagina, anus, atau lipatan kulit.
2. Keputihan Tidak Normal dan Berbau Menyengat
Infeksi HPV tertentu, dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel serviks yang memicu beberapa kondisi berikut:
- Keputihan berbau lebih tajam dari biasanya
- Warna keputihan berubah (kuning, kehijauan, atau kecoklatan)
- Tekstur menjadi lebih kental atau menggumpal
- Muncul rasa tidak nyaman pada vagina
Walaupun keputihan tidak normal bisa disebabkan oleh infeksi lain, seperti jamur atau bakteri, HPV juga bisa memicu perubahan yang berkaitan dengan kanker serviks.
3. Perdarahan di Luar Jadwal Haid atau Setelah Berhubungan
Ini adalah gejala serius yang sering diabaikan. HPV berisiko tinggi dapat menyebabkan luka atau perubahan jaringan pada leher rahim sehingga memicu:
- Perdarahan setelah berhubungan seksual
- Flek di luar siklus haid
- Nyeri saat berhubungan intim
Jika gejala ini dibiarkan tanpa pemeriksaan, risiko penyakit serius seperti lesi pra-kanker atau kanker serviks bisa meningkat.
Kenapa Gejala HPV Berbahaya pada Wanita?
Tidak hanya menyebabkan gejala yang tidak nyaman, HPV pada wanita juga bisa berbahaya dan memicu komplikasi serius.
Beberapa tipe HPV, terutama HPV 16 dan 18, diketahui dapat berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks pada wanita.
Infeksi ini sering kali tidak bergejala, sehingga banyak wanita yang tidak menyadarinya. Karena itu, munculnya tanda di area kelamin adalah alarm penting yang tak boleh diabaikan.
Terapi Medis Terbaik Mengatasi Virus HPV
Penanganan gejala HPV pada wanita tentu harus sesuai dengan jenis, tingkat keparahan, dan kondisi masing-masing pasien. Berikut beberapa terapi medis yang bisa mengatasinya:
1. Pengangkatan Kutil Kelamin – Menggunakan metode laser, krioterapi (pembekuan), atau kauterisasi.
2. Pengobatan Topikal – Membantu menghambat pertumbuhan kutil di area kelamin, terutama pada tahap awal.
3. Pemeriksaan / Pemantauan Secara Rutin – Membantu memantau perkembangan kutil kelamin dan mengendalikan virus HPV.
Dengan terapi medis yang tepat dan diagnosis yang akurat, Anda bisa mengatasi kondisi ini dengan lebih baik. Selain itu, Anda juga bisa mencegah masalah kesehatan serius.

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami gejala HPV
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Utama Sentosa, untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika:
- Muncul kutil atau benjolan tak wajar di area kelamin
- Keputihan berubah warna, bau, atau jumlahnya
- Flek atau perdarahan di luar jadwal haid
- Rasa sakit saat berhubungan seksual
- Riwayat pasangan berisiko tinggi terkena penyakit menular seksual
Deteksi dini sangatlah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya, dan bisa membantu mencegah penularan virus ke orang lain.
Baca Juga: Kesalahan Umum Saat Menggunakan Obat Kutil Kelamin yang Dibeli Sendiri di Apotek, Waspada!
Cek Gejala HPV pada Wanita dengan Akurat di Klinik Utama Sentosa
Dengan peralatan yang modern, fasilitas yang lengkap, serta bantuan dokter ahli, Anda bisa mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Dokter Klinik Utama Sentosa, bisa melakukan pemeriksaan menyeluruh, memberikan pengobatan terbaik, dan memantau kondisi Anda.
Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi kapan dan di mana saja, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.
Layanan ini bisa Anda akses kapan dan di mana saja, secara gratis, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam.
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dan dapatkan perawatan medis yang terbaik ya.




