Klinik Apollo, Jakarta – Banyak wanita yang menggunakan sabun beraroma sebagai cara instan agar vagina tidak bau menyengat dan mengganggu.
Namun, hal ini justru salah lho! Menggunakan sabun beraroma bisa memperparah kondisi dan bahkan menganggu keseimbangan alami vagina.
Lantas, apa cara yang tepat agar vagina tidak bau tanpa sabun beraroma? Simak penjelasan dokter di bawah ini yuk!
Apakah Vagina Sehat Bisa Mengeluarkan Bau?
Perlu wanita ketahui, vagina yang sehat memang memiliki aroam alami yang khas. Bau ini biasanya ringan dan tidak menyengat. Namun, aroma vagina bisa berubah karena:
- Perubahan hormon (menjelang haid, hamil, atau stres)
- Aktivitas fisik yang menyebabkan keringat
- Konsumsi makanan tertentu
- Kebersihan area kewanitaan
Namun, jika bau vagina terasa menyengat, amis, atau tidak sedap, disertai keputihan abnormal, gatal, atau nyeri, kondisi ini bisa menandakan adanya gangguan kesehatan yang berbahaya.
Mengapa Sabun Beraroma Tidak Disarankan Oleh Dokter?
Dokter tidak menyarankan penggunaan sabun beraroma, untuk membersihkan vagina karena beberapa alasan penting, antara lain:
1. Mengganggu pH Vagina – Vagina memiliki pH asam alami yang berfungsi melindungi dari bakteri jahat. Sabun beraroma umumnya bersifat basa sehingga bisa merusak keseimbangan ini.
2. Membunuh Bakteri Baik – Bakteri baik (Lactobacillus) berperan menjaga kesehatan vagina. Sabun beraroma bisa mengurangi jumlah bakteri baik tersebut.
3. Memicu Iritasi dan Infeksi – Kandungan parfum dan bahan kimia berisiko menyebabkan iritasi, gatal, bahkan infeksi jamur atau bakteri.
Alih-alih menghilangkan bau, penggunaan sabun beraroma justru bisa membuat masalah kesehatan semakin parah dan berbahaya.
Cara yang Benar Agar Vagina Tidak Bau
Dokter Klinik Apollo Jakarta menjelaskan bahwa ada beberapa cara yang benar, agar vagina tidak bau. Berikut beberapa saran dokter, antara lain:
1. Membersihkan Area Miss V dengan Air Bersih Saja
Area kewanitaan sebenarnya mampu membersihkan dirinya sendiri secara alami. Oleh karena itu, cukup bersihkan bagian luar vagina dengan air bersih tanpa sabun beraroma.
2. Membersihkan dari Depan ke Belakang
Saat membersihkan vagina, pastikan area pembersihannya dilakukan dari depan ke belakang. Cara ini penting untuk cegah perpindahan bakteri dari anus ke area vagina yang bisa memicu bau dan infeksi.
3. Mengganti Celana Dalam Secara Rutin
Gunakan celana dalam berbahan katun yang mampu menyerap keringat dengan baik. Gantilah celana dalam secara rutin, minimal dua kali sehari atau setiap kali terasa lembap.
4. Hindari Celana Terlalu Ketat
Celana yang terlalu ketat, bisa membuat area kewanitaan menjadi lembap dan kurang sirkulasi udara. Kondisi ini sangat disukai bakteri dan jamur, sehingga berisiko menimbulkan bau.
5. Tidak Melakukan Douching
Douching atau membersihkan vagina bagian dalam, justru bisa merusak keseimbangan pH dan membunuh bakteri baik. Akibatnya, vagina bisa menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan bau menyengat.
6. Menjaga Pola Hidup Sehat
Pola hidup yang sehat, juga berperan penting dalam menjaga kesehatan vagina. Pastikan Anda cukup minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga teratur, dan mengelola stres.

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami masalah pada vagina
Pentingnya Berkonsultasi Tentang Cara yang Benar Agar Vagina Tidak Bau
Jika bau pada vagina tidak kunjung hilang meski sudah menjaga kebersihan dengan benar, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter ginekologi berpengalaman.
Dokter akan memberikan saran atau cara yang benar, agar vagina tidak bau menyengat. Anda juga bisa mendapatkan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk memeriksakan diri, karena menjaga kesehatan vagina adalah bagian penting dan kualitas hidup wanita.
Baca Juga: Waspadai! Ini Jenis Infeksi Vagina yang Sering Menyerang Wanita
Temukan Cara Tepat Agar Vagina Tidak Bau dengan Dokter di Klinik Apollo Jakarta
Berkonsultasi dengan dokter di Klinik Apollo Jakarta, bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda mengetahui cara tepat agar vagina tidak bau.
Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda secara menyeluruh, untuk mendiagnosis dan memberikan perawatan yang tepat.
Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan tim medis kami dengan mudah melalui layanan Konsultasi Dokter Online.
Layanan ini juga bisa Anda akses melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat!




