Klinik Apollo, Jakarta – Vagina gatal saat menstruasi, bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman. Keluhan ini bisa muncul karena iritasi kulit di sekitar vulva, penggunaan produk menstruasi tertentu, kondisi yang terlalu lembap, hingga infeksi pada vagina.

Gatal yang muncul hanya sesekali dan membaik setelah menstruasi selesai, bisa berkaitan dengan iritasi. Namun, jika gatal disertai keputihan tidak normal, bau, rasa terbakar, luka, atau terus berulang setiap menstruasi, penyebabnya perlu diperiksa.

Penyebab Vagina Gatal saat Menstruasi

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan vagina atau vulva terasa gatal selama menstruasi, antara lain:

1. Iritasi Akibat Pembalut

Pembalut dapat menyebabkan iritasi, terutama jika mengandung pewangi atau bahan tertentu yang tidak cocok dengan kulit. Gesekan pembalut dengan kulit, juga bisa memperburuk rasa gatal.

American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), menyarankan menghindari produk menstruasi yang mengandung pewangi atau bahan yang bisa mengiritasi vulva.

2. Area Genital Terlalu Lembap

Darah menstruasi, keringat, dan penggunaan pembalut dalam waktu lama bisa membuat area genital menjadi lembap. Kondisi lembap dan panas, bisa meningkatkan risiko munculnya iritasi maupun pertumbuhan mikroorganisme tertentu.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menyarankan mengganti produk menstruasi secara teratur serta menjaga area genital tetap bersih dan kering.

3. Infeksi Jamur Vagina

Infeksi jamur atau kandidiasis vagina bisa menyebabkan gatal, rasa perih, kemerahan, dan iritasi pada vulva atau vagina. Keluhan juga bisa disertai keputihan yang tidak normal.

Menurut CDC, gejala kandidiasis vagina bisa berupa gatal atau nyeri pada vagina, rasa tidak nyaman saat buang air kecil, nyeri saat berhubungan seksual, dan perubahan cairan vagina.

4. Bacterial Vaginosis (BV)

Bacterial vaginosis terjadi ketika keseimbangan bakteri normal di vagina mengalami perubahan. Kondisi ini bisa menyebabkan perubahan cairan vagina, bau yang kuat, serta pada sebagian orang bisa menimbulkan gatal atau rasa terbakar.

ACOG menyebutkan bahwa BV dapat menyebabkan cairan vagina meningkat dengan bau yang khas, sementara gejalanya bisa mencakup gatal dan rasa terbakar.

5. Penggunaan Sabun atau Produk Pewangi

Sabun pewangi, cairan pembersih kewanitaan, semprotan pewangi, atau produk tertentu bisa mengiritasi kulit vulva. Membersihkan bagian dalam vagina dengan produk khusus juga tidak dianjurkan, karena vagina memiliki mekanisme pembersihan alami.

Cara Mengatasi Vagina Gatal saat Menstruasi

Penanganan perlu sesuai dengan penyebabnya. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Ganti pembalut secara teratur dan jangan menunggu sampai terlalu penuh atau lembap.

2. Pilih produk menstruasi tanpa pewangi jika kulit mudah mengalami iritasi.

3. Bersihkan bagian luar vagina atau vulva dengan air, kemudian keringkan secara perlahan.

4. Hindari sabun, semprotan, atau pembersih kewanitaan berpewangi.

5. Gunakan pakaian dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat, agar sirkulasi udara tetap baik.

6. Jangan menggaruk area yang gatal, karena bisa menyebabkan luka dan memperparah iritasi.

CDC juga menekankan bahwa vagina tidak perlu dibersihkan bagian dalam dengan bahan kimia, karena tindakan tersebut bisa mengganggu keseimbangan alaminya.

Jika gatal terjadi akibat infeksi, dokter bisa melakukan pemeriksaan dan menentukan pengobatan yang sesuai. Sebaiknya tidak langsung menggunakan obat antijamur atau obat lain hanya berdasarkan gejala, karena beberapa kondisi vagina memiliki gejala yang serupa.

Kapan Vagina Gatal saat Menstruasi Perlu Pemeriksaan?

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter berpengalaman, terutama jika Anda mengalami:

  • Terasa berat atau semakin parah
  • Tidak membaik setelah menstruasi selesai
  • Sering muncul kembali setiap menstruasi
  • Keputihan berubah warna, tekstur, atau jumlah
  • Bau vagina yang tidak biasa
  • Menimbulkan rasa terbakar atau rasa sakit saat buang air kecil
  • Kemerahan, bengkak, luka, atau lecet pada vagina

ACOG menyarankan pemeriksaan medis jika terdapat perubahan pada kulit vulva atau muncul keluhan seperti gatal, rasa terbakar, maupun nyeri.

Pentingnya Pemeriksaan Vagina Gatal Secara Medis

Berdasarkan pengalaman tim medis Klinik Apollo Jakarta, keluhan vagina gatal sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai infeksi jamur. Dokter bisa menanyakan kapan keluhan muncul, apakah berkaitan dengan menstruasi atau penggunaan pembalut, serta gejala lain yang menyertainya.

Bila perlu, pemeriksaan bisa dilakukan untuk membantu mengetahui penyebab keluhan, sehingga penanganannya bisa disesuaikan dengan kondisi pasien.

vagina gatal saat menstruasi 2_4_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami vagina gatal saat menstruasi

Kesimpulan

Vagina gatal saat menstruasi bisa terjadi akibat iritasi pembalut, kelembapan, produk berpewangi, infeksi jamur, bacterial vaginosis, maupun kondisi lainnya. Menjaga kebersihan area genital dan mengganti produk menstruasi secara teratur, bisa membantu mengurangi iritasi.

Jika gatal terus berulang atau disertai keputihan, bau, nyeri, atau luka, sebaiknya lakukan pemeriksaan agar penyebabnya bisa diketahui dengan tepat.

FAQ Seputar Vagina Gatal saat Menstruasi

1. Apakah Vagina Gatal saat Menstruasi Normal?

Gatal ringan dapat terjadi akibat iritasi atau kelembapan selama menstruasi. Namun, gatal yang berat, menetap, atau disertai gejala lain perlu diperiksa karena bisa berkaitan dengan infeksi atau gangguan kulit.

2. Apakah Pembalut Bisa Menyebabkan Vagina Gatal?

Bisa. Bahan tertentu, pewangi, gesekan, dan kondisi lembap akibat penggunaan pembalut bisa menyebabkan iritasi pada vulva.

3. Apakah Infeksi Jamur Bisa Menyebabkan Vagina Gatal saat Haid?

Bisa. Kandidiasis vagina bisa menyebabkan gatal, rasa perih, kemerahan, dan perubahan cairan vagina.

4. Bagaimana Cara Mencegah Vagina Gatal saat Menstruasi?

Gunakan produk menstruasi yang tidak mengandung pewangi, ganti secara teratur, jaga area genital tetap bersih dan kering, serta hindari penggunaan pembersih kewanitaan atau pewangi pada area genital.

Baca Juga: Bintik Putih di Kelamin Wanita: Penyebab dan Solusinya

Pastikan Penyebab Vagina Gatal saat Menstruasi di Klinik Apollo Jakarta

Mengenali penyebab vagina gatal saat menstruasi, bisa membantu wanita untuk mengambil langkah penanganan yang tepat.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta dan menjalani perawatan medis.

Dengan fasilitas dan juga peralatan medis yang lengkap, Anda bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang sesuai.

Kami juga menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online, yang memudahkan pasien dalam berkonsultasi kapan saja.

Layanan ini bisa Anda akses melalui Chat WhatsApp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis.

Jadi, tunggu apalagi? Segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

penyakit menular seksual pms
Andrologi
Ginekologi

Lokasi Klinik Utama Apollo

Comments