Klinik Apollo, Jakarta – Banyak orang yang mencari berbagai cara, termasuk menggunakan salep di apotek, saat mengalami keluhan herpes di area kelamin.

Namun, pertanyaannya: Apakah salep herpes di apotek benar-benar bisa menyembuhkan? Atau hanya sekadar meredakan gejala sementara?

Ya, sebelum Anda membeli dan menggunakan salep untuk mengatasi herpes di area kelamin, penting untuk memahami fakta medis berikut ini!

Mengenal Herpes Kelamin

Herpes kelamin adalah penyakit menular seksual, yang disebabkan oleh virus Herpes Simpleks (HSV), yang disebabkan oleh tipe HSV-2.

Namun, HSV-1 juga bisa menyerang area genital. Berikut beberapa ciri herpes di kelamin pada tahap awal, antara lain:

  • Muncul lepuhan atau luka berisi cairan di area kelamin
  • Rasa perih, nyeri, atau panas
  • Gatal di sekitar kelamin
  • Luka bisa pecah dan menjadi basah
  • Gejala bisa kambuh berulang kali

Perlu Anda ketahui, virus herpes tidak bisa hilang sepenuhnya dari dalam tubuh. Virus akan menetap dan dapat aktif kembali saat daya tahan tubuh menurun.

Salep Apotek untuk Herpes di Kelamin, Apa Saja Fungsinya?

Salep herpes yang dijual di apotek, umumnya mengandung zat antivirus topikal atau bahan pereda peradangan. Fungsi utamanya meliputi:

  • Mengurangi rasa nyeri dan perih
  • Membantu mengeringkan luka
  • Mengurangi kemerahan dan pembengkakan
  • Mencegah infeksi sekunder pada luka

Namun, penting Anda pahami bahwa salep hanya bekerja di permukaan kulit saja, tidak sampai membasmi virus yang sudah berada di dalam jaringan saraf.

Bisakah Salep Menyembuhkan atau Hanya Meredakan?

Jawabannya: salep herpes di kelamin yang tersedia di apotek, umumnya hanya bisa membantu meredakan gejala, bukan menyembuhkan herpes secara tuntas.

Tanpa pengobatan antivirus dari dokter dan pemeriksaan medis yang tepat, virus herpes genital akan tetap aktif di dalam tubuh.

Selain itu, risiko herpes kembali kambuh akan tetap tinggi dan luka bisa muncul kembali dengan gejala yang sama atau lebih berat.

Itulah sebabnya, herpes di kelamin tidak cukup Anda tangani hanya dengan salep saja, terutama jika infeksi sudah sering kambuh atau luka tidak kunjung sembuh.

Salep Herpes di Kelamin 2_6_11zon

Ilustrasi seorang wanita yang menggunakan salep herpes di kelamin

Bahaya Menggunakan Salep Herpes di Kelamin Tanpa Pemeriksaan

Menggunakan salep herpes di kelamin tanpa diagnosis dokter, bisa menimbulkan berbagai bahaya atau risiko, seperti:

1. Salah Diagnosis – Tidak semua luka atau lepuhan di kelamin terjadi karena herpes. Kondisi lain bisa memiliki gejala yang mirip, sehingga pemeriksaan medis sangat diperlukan.

2. Pengobatan Tidak Tepat Sasaran – Salep herpes hanya bekerja di permukaan kulit. Jika penyebabnya bukan herpes, pengobatan ini tidak akan memberikan hasil optimal.

3. Gejala Hanya Mereda Sementara – Salep umumnya hanya membantu mengurangi nyeri, gatal, atau perih. Virus tetap berada di dalam tubuh sehingga gejala bisa muncul kembali.

4. Infeksi Bertambah Parah dan Menyebar – Pengobatan yang tidak tepat, bisa membuat luka semakin luas, lama sembuh, bahkan meningkatkan risiko penularan ke area lainnya.

5. Keterlambatan Penanganan Medis – Terlalu lama mengandalkan salep tanpa pemeriksaan dokter, bisa menyebabkan keterlambatan diagnosis dan terapi yang seharusnya efektif.

Selain itu, dokter Klinik Apollo juga menjelaskan bahwa penggunaan salep yang tidak sesuai bisa berisiko menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada kulit sensitif di area kelamin.

Baca Juga: 5 Rahasia Herpes Genital Sembuh dengan Pengobatan Tepat

Konsultasi Dokter Klinik Apollo Sebelum Gunakan Salep Herpes di Kelamin Yuk!

Konsultasi dengan dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo, sangatlah penting untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan fasilitas medis yang lengkap, agar diagnosis dan pengobatan sesuai dengan kondisi pasien.

Anda juga bisa berkonsultasi awal dengan tim medis kami, melalui layanan Konsultasi Dokter Online.

Layanan ini kami sediakan melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat ya!

penyakit menular seksual pms
Andrologi
Ginekologi

Lokasi Klinik Utama Apollo

Comments