Klinik Apollo, Jakarta – Kista bartholin yang awalnya kecil, bisa membesar dan berdarah tanpa menimbulkan rasa sakit.

Namun, kondisi ini bukanlah hal yang sepele. Mengapa? Karena ini bisa menjadi tanda awal dari infeksi yang diam-diam menyerang.

Lantas, apa yang harus Anda lakukan saat kista bartholin berdarah dan apa saja penyebabnya? Mari simak penjelasan di bawah ini!

Penyebab Kista Bartholin Berdarah

Yang awalnya ringan dan tidak bergejala, kista bartholin tetap bisa mengganggu dan menyebabkan kondisi yang lebih parah, termasuk keluar darah dari benjolan. Kondisi ini bisa dipicu oleh:

1. Iritasi atau Gesekan – Gesekan berulang akibat pakaian dalam ketat, aktivitas fisik, atau hubungan intim dapat menyebabkan kista teriritasi dan terluka.

2. Infeksi Bakteri Awal – Infeksi bakteri pada kelenjar bartholin, bisa sebabkan peradangan ringan. Pada awalnya, infeksi belum menimbulkan nyeri, tetapi bisa bernanah atau berdarah.

3. Kista Pecah Sebagian – Tekanan pada kista yang membesar, bisa menyebabkan kista pecah sebagian. Kondisi ini sering ditandai dengan keluarnya cairan bercampur darah tanpa sakit.

4. Perubahan Jaringan di Sekitar Kista – Peradangan / perubahan pada jaringan kista, bisa membuat pembuluh darah menjadi lebih rapuh, sehingga mudah mengalami perdarahan.

Apakah Kista Bartholin Berdarah Berbahaya?

Kista bartholin yang berdarah tidak selalu berbahaya, terutama jika terjadi akibat iritasi ringan. Namun, kondisi ini tetap perlu diwaspadai.

Luka atau iritasi pada kista bartholin, sangat rentan terinfeksi bakteri dan menyebabkan gejala yang lebih serius dan parah.

Tanpa penanganan yang tepat, kista dapat berkembang menjadi abses bartholin yang menimbulkan rasa nyeri dan memerlukan tindakan medis lebih lanjut.

Tanda-Tanda Infeksi yang Perlu Anda Waspadai

Segeralah waspada dan periksakan diri ke dokter berpengalaman seperti di Klinik Apollo Jakarta, terutama jika kista bartholin yang berdarah muncul bersamaan gejala berikut:

  • Pembengkakan yang semakin membesar
  • Kemerahan dan rasa hangat di sekitar kista
  • Nyeri saat berjalan atau duduk
  • Keluar cairan bernanah atau berbau tidak sedao
  • Demam atau rasa tidak enak badan

Gejala-gejala ini bisa menandakan bahwa kista bartholin sudah terinfeksi, dan membutuhkan perawatan medis yang lebih akurat.

kista bartholin berdarah 2_2_11zon

Ilustrasi seorang dokter yang menjelaskan penyebab kista bartholin berdarah

Cara Penanganan Kista Bartholin Mengeluarkan Darah

Penanganan kista bartholin berdarah, tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan antara lain:

1. Menjaga Kebersihan Area Intim – Pastikan area kewanitaan selalu kering dan bersih. Gunakan air bersih dan hindari penggunaan sabun dengan kandungan kimia keras.

2. Kompres Hangat – Kompres hangat dapat membantu melancarkan aliran cairan dalam kista, dan meredakan peradangan ringan. Lakukan secara rutin sesuai anjuran.

3. Pengobatan Medis – Jika terdapat tanda infeksi, dokter dapat memberikan obat-obatan seperti antibiotik atau antiinflamasi sesuai kondisi pasien.

4. Tindakan Lanjutan oleh Dokter – Pada kasus tertentu, dokter mungkin akan menyarankan tindakan medis lanjutan, seperti drainase kista atau prosedur khusus lainnya untuk mencegah kekambuhan.

Dengan penanganan dan perawatan medis yang tepat, Anda bisa mengatasi keluhan kelamin dengan aman dan efektif.

Baca Juga: Inilah 7 Langkah Medis Obati Kista Bartholin pada Wanita

Atasi Keluhan Kista Bartholin Berdarah dengan Perawatan Tepat di Klinik Apollo Jakarta

Kista bartholin yang berdarah atau mengeluarkan cairan abnormal, sebaiknya jangan diabaikan dan segeralah konsultasikan dengan dokter.

Mengapa? Karena ini bisa menjadi tanda awal dari infeksi, yang bisa berbahaya jika terus tidak tertangani dengan baik.

Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan tim medis dan dokter berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta.

Dokter terbaik kami bisa membantu Anda untuk mengatasi gejala secara menyeluruh, dan memberikan diagnosis yang akurat.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan tim medis kami melalui layanan Konsultasi Dokter Online dengan mudah.

Layanan ini tersedia kapan dan di mana saja, melalui Chat Whatsapp yang beroperasi selama 24 jam, gratis!

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat ya!

penyakit menular seksual pms
Andrologi
Ginekologi

Lokasi Klinik Utama Apollo

Comments