Klinik Apollo, Jakarta – Tahukah Anda, gejala klamidia pada pria sering kali ringan bahkan tidak ada sama sekali? Ya, hal inilah yang membuat banyak penderita tidak sadar terinfeksi.
Padahal, jika tidak tertangani dengan tepat sejak awal, klamidia bisa berujung pada komplikasi atau masalah kesehatan serius.
Lantas, apa saja gejala klamidia pada pria dan apa bahayanya jika tidak tertangani? Mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Mengenal Infeksi Klamidia
Infeksi klamidia merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS), yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis.
Penyakit ini umumnya menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, baik vaginal, anal, maupun oral. Pada pria, klamidia sering kali menyerang saluran kemih dan orgen reproduksi.
Karena kerap tidak menimbulkan keluhan di tahap awal, banyak penderita baru menyadari infeksi setelah muncul gejala lanjutan atau komplikasi.
Gejala Awal Infeksi Klamidia pada Pria
Meski sering menginfeksi tanpa gejala, tetapi beberapa pria tetap bisa mengalami tanda-tanda awal klamidia seperti berikut:
- Keluar cairan bening, putih, atau kekuningan dari ujung penis
- Rasa perih atau nyeri saat buang air kecil
- Gatal atau tidak nyaman di area penis
- Nyeri atau bengkak pada salah satu atau kedua penis
- Nyeri saat ejakulasi
Pada sebagian kasus, gejala ini bisa muncul ringan dan hilang sendiri. Sehingga, banyak pria yang sering mengabaikan gejalanya.
Padahal, jika infeksi klamidia tidak tertangani dengan baik, bakteri bisa tetap aktif di dalam tubuh dan terus berkembang.
Bahaya Mengabaikan Gejala Klamidia pada Pria
Mengabaikan gejala klamidia pada pria, tidak membuat keluhan hilang dengan sendirinya. Meski awalnya mereda, tetapi gejala bisa kambuh kembali dengan keluhan yang parah.
Selain itu, mengabaikan gejala awalnya juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, seperti:
1. Epididimitis – Peradangan pada saluran sperma (epididimis) bisa menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan testis, serta rasa tidak nyaman berkepanjangan.
2. Infertilitas / Gangguan Kesuburan – Infeksi yang dibiarkan, bisa merusak sistem reproduksi pria dan mengganggu kualitas serta produksi sperma, sehingga meningkatkan risiko sulit memiliki keturunan.
3. Penyebaran Infeksi ke Organ Lain – Bakteri klamidia bisa menyebar ke organ reproduksi lain, seperti prostat, dan memicu peradangan lanjutan yang lebih sulit tertangani.
4. Meningkatkan Risiko Infeksi Menular Seksual – Klamidia yang tidak terobati, bisa melemahkan pertahanan tubuh, sehingga bisa meningkatkan risiko tertular IMS lain.
5. Menularkan Klamidia ke Pasangan Seksual – Tanpa disadari, penderita bisa menularkan klamidia kepada pasangan seksualnya, meski tidak mengalami gejala yang jelas.

Ilustrasis eorang pria yang mengalami gejala klamidia
Pentingnya Berkonsultasi dengan Dokter Berpengalaman
Karena gejala infeksi klamidia pada pria sering samar, tes dan pemeriksaan medis menjadi langkah paling akurat untuk memastikan penyebabnya.
Dengan diagnosis yang tepat, klamidia bisa tertangani secara efektif menggunakan antibiotik sesuai anjuran dokter.
Di Klinik Apollo Jakarta, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter berpengalaman dalam menangani penyakit kelamin secara profesional, aman, dan rahasia.
Jadi, jangan tunggu hingga gejala memburuk. Jika Anda aktif secara seksual atau merasakah keluhan mencurigakan, segeralah lakukan pemeriksaan dan lindungi kesehatan Anda.
Baca Juga: Cek, 5 Tanda Bedanya Klamidia dan Keputihan pada Wanita
Atasi Gejala Klamidia pada Pria dengan Pengobatan Tepat di Klinik Apollo Jakarta
Mengenali gejala awal klamidia pada pria, tidak hanya membantu mengatasi gejalanya, tetapi juga membantu mencegah penularan dan komplikasi serius.
Jangan cemas! Anda bisa berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman di Klinik Apollo Jakarta kapan saja Anda butuhkan.
Pasalnya, kami menyediakan layanan Konsultasi Dokter Online yang dapat membantu mempermudah setiap pasien dalam berkonsultasi.
Layanan ini juga kami sediakan melalui Chat Whatsapp, yang beroperasi selama 24 jam dan tersedia secara gratis!
Jadi, tunggu apalagi? Segeralah konsultasikan kondisi Anda dengan tim medis kami dan dapatkan perawatan yang tepat.




